12 Kelebihan Dan Kekurangan Rem Cakram Pada Motor

Kelebihan Rem Cakram

Motomotifo.com – Kelebihan dan kekurangan rem cakram sangat berbeda jika dibandingkan dengan kelebihan dan kekurangan rem tromol pada motor. Namun, dari kedua jenis rem ini memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

Rem cakram menjadi salah satu komponen utama pada sepeda motor yang memiliki peranan cukup penting bagi kendaraan. Cara kerjan rem cakram motor yaitu menghentikan laju kendaraan, serta menjadi fitur krusial dalam keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Jika sepeda motor tidak memiliki komponen penting yang satu ini, pastinya akan berakibat buruk pada keselamatan pengendara. Bahkan sekalipun ada dan jika kondisinya bermasalah, hal tersebut juga dapat membuat pengendara menjadi tidak nyaman.

Itulah mengapa salah satu komponen penting ini perlu dirawat dengan baik, rutin dan seksama. Sebenarnya semua komponen kendaraan perlu perawatan yang tepat. Salah satunya yaitu dengan melakukan pengecekan secara rutin, agar komponen bisa berfungsi dengan normal dan optimal.

Rem cakram bekerja dengan sebuah komponen yang disebut kapiler dan piston. Keduanya menjepit piringan cakram yang sedang berputar bersama roda. Salah satu kaliper yang sering dipakai yaitu kaliper Brembo 2 piston, kelebihan dan kekurangan kaliper Brembo 2 piston bisa jadi bahan pertimbangan sobat dalam memilih kaliper yang tepat.

Kelebihan Rem Cakram

Kelebihan Rem Cakram

Rem cakram adalah komponen penting dalam sistem pengereman kendaraan modern. Dengan beberapa kelebihan yang dimiliki, membuat rem cakram menjadi pilihan utama di berbagai jenis kendaraan. Untuk lebih jelasnya mengenai kelebihan rem cakram, silahkan sobat simak informasi motomotifo.com berikut ini.

1. Bentuk yang Simpel

Kelebihan utama dari rem cakram yaitu memiliki bentuk yang simpel dan sederhana, yaitu cakram logam datar yang dipasang di roda kendaraan. Bentuk ini membuat mereka lebih mudah untuk diproduksi dan dibongkar pasang pada kendaraan. Selain itu, bentuk yang sederhana ini juga meminimalkan risiko kerusakan pada komponennya.

2. Model Rem Terbuka

Rem cakram biasanya merupakan jenis rem terbuka, yang berarti rem terpapar langsung ke udara. Hal tersebut memungkinkan piringan cakram untuk cepat mendingin setelah pengereman, sehingga mengurangi risiko overheat.

Rem terbuka juga memungkinkan adanya ventilasi udara yang jauh lebih baik. Selain itu juga dapat mengurangi risiko fade (penurunan kinerja pengereman akibat panas berlebih) pada sepeda motor.

3. Pengereman Efektif

Kelebihan berikutnya yaitu rem cakram memiliki kapasitas pengereman yang sangat baik. Rem ini dapat menghasilkan gaya pengereman yang kuat dan konsisten ketika diperlukan. Sehingga memberikan kontrol yang lebih baik atas kendaraan, terutama dalam situasi darurat.

4. Durabilitas Baik Atau Awet

Cakram rem pada umumnya terbuat dari bahan logam seperti besi cor atau paduan logam yang tahan terhadap tekanan, panas, dan gesekan yang dihasilkan selama pengereman. Hal ini membuat mereka awet dan mampu bertahan lama sebelum memerlukan penggantian.

5. Memiliki Pendingin yang bekerja optimal

Sering dilengkapi dengan ventilasi atau saluran yang memungkinkan aliran udara sejuk untuk mengalir melalui piringan cakram. Ini membantu menjaga suhu cakram tetap rendah selama pengereman yang berat, mencegah overheating, dan menjaga kinerja pengereman yang optimal.

6. Lebih Tahan Panas

Rem cakram juga memiliki kemampuan untuk menahan panas dengan baik. Hal ini memungkinkan rem untuk digunakan dalam situasi pengereman berat seperti saat mengemudi di pegunungan atau pada sirkuit balap. Rem cakram dapat menjaga kinerja pengereman yang konsisten meskipun suhu tinggi.

7. Lebih mudah perawatannya

Kelebihan terakhir yaitu rem cakram cenderung lebih mudah untuk dirawat dan diperbaiki dibandingkan dengan jenis rem lainnya. Pengecekan, pemantauan, dan penggantian komponen yang aus seperti bantalan rem atau piringan cakram dapat dilakukan dengan relatif mudah.

Hal tersebut dapat mengurangi pengeluaran pada biaya perawatan jangka pendek maupun panjang. Serta dapat mempermudah pemilik sepeda motor dalam menjaga pengereman yang lebih baik dan optimal.

Kekurangan Rem Cakram

Kekurangan Rem Cakram

Selain kelebihan dan keunggulan yang sudah disebutkan diatas, rem cakram juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan. Berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai kekurangan rem cakram pada sepeda motor.

1. Lebih Cepat Aus

Rem cakram cenderung lebih cepat aus dibandingkan dengan jenis rem lain seperti rem tromol. Ini disebabkan oleh friksi yang tinggi antara bantalan rem dan piringan cakram selama pengereman. Akibatnya, piringan cakram perlu diganti lebih sering, yang bisa menjadi beban biaya tambahan.

2. biaya lebih mahal

Kekurangan selanjutnya yaitu rem cakram dan komponennya biasanya lebih mahal daripada jenis rem lain, seperti rem tromol. Penggantian piringan cakram dan bantalan rem bisa menelan biaya yang signifikan, terutama jika digunakan pada kendaraan yang sering beroperasi atau untuk keperluan khusus.

3. Mempengaruhi Velg Sepeda Motor

Pemasangan rem cakram memerlukan velg yang dirancang khusus dengan lubang-lubang untuk meletakkan piringan cakram. Hal ini membatasi pilihan velg yang dapat digunakan pada sepeda motor, dan penggantian velg mungkin diperlukan jika sobat ingin beralih dari jenis rem lain ke rem cakram.

4. Komponen Lebih Kecil

Komponen rem cakram, termasuk bantalan rem, piston kaliper, dan piringan cakram, cenderung lebih kecil dibandingkan dengan komponen rem tromol. Hal tersebut dapat membuat perawatan dan perbaikan lebih rumit karena ukurannya yang lebih kecil dan lebih sulit diakses.

5. Lebih cepat kotor

Rem cakram merupakan jenis rem terbuka, sehingga lebih rentan terhadap pengumpulan debu, kotoran, dan partikel lainnya. Kotoran yang menumpuk pada piringan cakram dapat memengaruhi kinerja pengereman.

Sehingga dapat membuat rem cakram menjadi seret. Oleh karena itu, rem cakram memerlukan perawatan lebih sering untuk menjaga kinerjanya yang optimal. Jika sudah terlanjur seret, sobat perlu mencari tahu cara memperbaiki rem cakram motor seret.

Kesimpulan

Rem cakram, sebagai salah satu sistem pengereman modern pada sepeda motor, memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan oleh pengendara. Pemilihan rem cakram harus didasarkan pada jenis sepeda motor, gaya berkendara, dan anggaran perawatan.

Kelebihan dan kekurangan tersebut menjadi pertimbangan penting dalam membuat keputusan terkait dengan pemilihan sistem pengereman kendaraan. Karena semuanya memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

Demikian ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan rem cakram yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi tersebut di atas dapat bermanfaat bagi sobat semuanya, simak pula ulasan-ulasan menarik pada artikel sebelumnya mengenai Kelebihan Dan Kekurangan Motor Injeksi Dibanding Karbu serta beragam artikel lainnya seputar dunia otomotif, khususnya roda dua.

FAQ

Apabila masih ada pertanyaan terkait kelebihan dan kekurangan rem cakram, silakan simak jawabannya pada halaman FAQ berikut ini.

Apa itu rem cakram?

Rem cakram adalah sistem pengereman yang menggunakan piringan cakram logam yang dipasang pada roda kendaraan. Piringan ini digunakan dalam kombinasi dengan kaliper dan bantalan rem untuk memperlambat atau menghentikan kendaraan.

Apa kelebihan utama rem cakram?

Kelebihan utama rem cakram termasuk pengereman yang efektif, daya tahan panas yang baik, kontrol yang lebih baik atas kendaraan, dan kemampuan untuk bekerja optimal dengan sistem pendinginan.

Apa kekurangan utama rem cakram?

Kekurangan utama rem cakram meliputi ketahanan aus yang lebih rendah, biaya yang lebih tinggi, ketergantungan pada velg khusus, komponen yang lebih kecil, dan kecenderungan untuk cepat kotor.

Kapan sebaiknya saya memilih rem cakram?

Sobat sebaiknya memilih rem cakram jika sobat mengendarai kendaraan yang membutuhkan pengereman yang kuat dan efektif, terutama dalam situasi berat seperti mengemudi di pegunungan atau sirkuit balap.

Apa alternatifnya jika saya tidak ingin menggunakan rem cakram?

Alternatifnya adalah jenis rem lain seperti rem tromol atau rem rantai, tergantung pada jenis kendaraan dan preferensi pribadi. Rem tromol umumnya digunakan pada sepeda motor atau kendaraan ringan, sementara rem rantai umumnya digunakan pada sepeda.

Apakah rem cakram memerlukan perawatan khusus?

Ya, rem cakram memerlukan perawatan yang teratur. Sobat perlu memeriksa ketebalan piringan cakram, mengganti bantalan rem yang aus, dan menjaga sistem pendinginan agar berfungsi dengan baik.

Apakah piringan cakram rem bisa diganti sendiri?

Piringan cakram rem bisa diganti sendiri jika sobat memiliki pengetahuan teknis yang cukup. Namun, untuk pemeliharaan yang lebih rumit, disarankan untuk menggunakan jasa mekanik yang berpengalaman.