10 Komponen Utama Motor Listrik Beserta Fungsinya

Komponen Utama Motor Listrik

Motomotifo.com – Motor listrik saat ini bisa dibilang telah menjadi primadona dikalangan masyarakat. Selain lebih ramah lingkungan, biaya perawatan komponen-komponennya pun jauh lebih terjangkau. Karena beberapa komponen utama motor listrik memang mudah didap

Selain itu, komponen pada motor listrik juga lebih simpel jika dibanding dengan komponen motor konvensional. Adapun komponen-komponen yang melekat di motor listrik pada dasarnya berfungsi sebagai perangkat elektromagnetik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.

Sayangnya, masih ada saja orang yang belum mengetahui akan hal tersebut. Kebanyakan dari mereka yang belum tahu menjadi ragu untuk membeli motor listrik. Karena, selain takut bahaya adanya motor listrik yang pernah terbakar, juga takut kesulitan memperbaiki saat ada permasalahan.

Komponen Utama Motor Listrik

Komponen Utama Motor Listrik

Ada beberapa komponen utama motor listrik yang wajib sobat ketahui. Untuk lebih jelasnya mengenai komponen utama motor listrik, silahkan simak informasi motomotifo.com berikut ini.

1. Motor Listrik

Motor Listrik

Motor listrik adalah inti dari sistem yang merupakan perangkat untuk mengkonversi energi listrik menjadi energi mekanik. Fungsinya yaitu untuk menggerakkan suatu mesin atau perangkat yang terdiri dari beberapa komponen yang bekerja sama untuk menciptakan gerakan mekanik.

Sama seperti pada mesin motor konvensional, motor listrik juga memiliki peran yang sangat vital pada mesin motor listrik. Tegangan yang dihasilkan oleh motor listrik umumnya berkisar antara 60-72 volt dengan daya sebesar 1kW-3kW.

2. Baterai

Baterai

Baterai adalah sumber daya utama dalam motor listrik yang menyimpan energi listrik dalam bentuk kimia dan menyalurkan daya listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan motor. Jenisnya bisa bermacam-macam yaitu, baterai lithium-ion, baterai asam timbal, atau jenis baterai lainnya, tergantung pada aplikasi motor.

Perlu sobat ketahui, harga baterai pada motor listrik merupakan yang termahal dibanding komponen-komponen lainnya. Namun, sobat tidak perlu khawatir karena sobat bisa memanfaatkan metode swap baterai yang saat ini banyak disediakan oleh pabrikan motor listrik. Untuk mengetahui metode swap selengkapnya, sobat dapat membaca panduan tentang cara kerja, harga dan lokasi swap baterai motor listrik.

3. Controller

Controller

Controler motor adalah perangkat elektronik yang mengatur aliran daya listrik ke motor. Ini mengendalikan kecepatan dan arah gerakan motor dengan mengatur tegangan dan arus yang diberikan oleh baterai. Kontroler juga dapat memonitor dan melindungi motor dari overheating atau overcurrent.

Dengan komponen tersebut, beberapa fitur pada motor listrik juga dapat diakses dan diatur seperti alarm, cruise control, serta memeriksa error motor. Selain itu, komponen ini juga membuat pengendara dapat menaikkan atau menurunkan kecepatan motor listrik sesuai keinginan dengan mudah.

4. Rotor Coil/Komutator

Rotor Coil/Komutator

Rotor adalah bagian berputar dari motor, sedangkan rotor coil (lilitan rotor) biasanya terhubung ke sumbu motor dan berinteraksi dengan medan magnet yang dihasilkan oleh stator untuk menciptakan gerakan rotasi. Beberapa motor menggunakan komutator untuk mengubah arah aliran listrik dalam lilitan rotor saat rotor berputar.

Lilitan tembaga yang tedapat pada rotor sifatnya lebih dinamis karena menempel dengan main shaft atau poros utama. Semakin banyak jumlah lilitan pada rotor, maka akan semakin besar pula putaran yang bisa dihasilkan.

5. Armature Coil/Stator

Armature Coil/Stator

Stator adalah bagian diam motor yang menghasilkan medan magnet yang diperlukan untuk menggerakkan rotor. Lilitan stator, juga dikenal sebagai armature coil, terdiri dari sejumlah lilitan kawat yang ditempatkan dalam slot di dalam stator. Aliran listrik melalui lilitan ini menciptakan medan magnet yang berinteraksi dengan rotor.

Fungsi stator sendiri adalah untuk membangkitkan medan magnet di sekitar rotor. Biasanya setiap motor itu memiliki 3 buah armature coil. Namun, itu semua tergantung pada jenis-jenis motor listrik itu sendiri.

6. Bearing

Bearing

Bantalan (bearing) digunakan untuk mendukung dan mengurangi gesekan pada poros motor. Bantalan memungkinkan poros untuk berputar dengan lancar dan dengan sedikit gesekan. Ini membantu meningkatkan efisiensi dan umur motor.

Pada umumnya, bearing terbuat dari bahan alumunium yang di dalamnya terdapat gaya gesek berskala ringan. Pada bagian ini pula yang membuat putaran motor bisa berjalan lancar alias tidak ada hambatan.

7. Drive Pulley

Drive pulley adalah roda yang terpasang pada poros motor dan digunakan untuk menggerakkan perangkat lain, seperti sabuk atau rantai, yang akan menghubungkannya dengan perangkat yang akan digerakkan oleh motor. Komponen ini letaknya berada di bagian ujung luar sumbu utama.

8. Motor Housing

Motor Housing

Housing atau rumah motor adalah bagian luar yang melindungi komponen internal motor dari elemen lingkungan dan debu. Ini juga membantu dalam pendinginan motor dengan memungkinkan sirkulasi udara yang baik.

Dari bentuknya sendiri sangat mudah untuk dikenali karena berbentuk plat besi yang cukup tebal. Selain itu, motor housing juga berfungsi untuk melindungi pengendara motor listrik dari putaran rotor yang sangat tinggi.

9. Brush

Brush

Sikat (brush) adalah komponen yang biasanya ditemukan dalam motor brushed (motor dengan komutator). Sikat menghubungkan arus listrik dari sumber daya eksternal ke komutator, memungkinkan perubahan arah aliran listrik dalam rotor.

Dalam sebuah motor listrik harus dilengkapi dua buah brush dan letaknya akan menempel pada rotor kecil yang terletak di ujung rotor utama. Pada saat rotor berputar, nantinya gesekan yang terjadi akan mengalirkan arus ke arah yang sama.

Selain itu, brush juga bisa menjadi penyebab utama motor listrik mati atau tak berfungsi. Hal tersebut dikarenakan adanya kerak yang menempel pada permukaan brush atau kondisinya yang sudah tidak bagus sehingga membuat aliran arus terhambat.

10. Main Shaft

Main Shaft

Main shaft atau poros utama adalah bagian motor yang menghubungkan rotor dengan drive pulley atau perangkat yang akan digerakkan oleh motor. Poros utama menerima torsi dari rotor dan mentransfernya ke perangkat luar.

Komponen ini sendiri terbuat dari bahan alumunium yang anti karat, sehingga lebih awet dan tahan lama. Selain berfungsi sebagai penopang komponen lain, main shaft juga memiliki fungsi sebagai penyeimbang putaran ketika suhu tinggi. Hal tersebut memungkinkan karena komponen terbuat dari alumunium yang punya sifat tahan panas,

Cara Kerja Komponen Motor Listrik

Cara Kerja Komponen Motor Listrik

Prinsip kerja pada motor listrik sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mekanisme pada motor konvensional. Pembeda utamanya hanya pada bahan bakar yang digunakan dalam bentuk listrik dan disimpan pada baterai.

Berikut cara kerja komponen motor listrik selengkapnya.

1. Baterai

Sebagai sumber daya utama dalam motor listrik yang menyimpan energi listrik dalam bentuk kimia. Ketika motor diaktifkan, tegangan listrik dari baterai dialirkan ke kontroler motor.

2. Controller

Kontroler mengatur kecepatan dan arah gerakan motor dengan mengubah tegangan dan arus yang diberikan oleh baterai. Sensor-sensor pada motor dan kontroler dapat memantau kondisi motor.

3. Rotor Coil/Komutator

Jika motor menggunakan komutator, rotor coil adalah lilitan kawat yang terhubung ke komutator. Ketika tegangan diberikan pada rotor coil, arus listrik mengalir melalui lilitan ini, menciptakan medan magnet pada rotor.

4. Armature Coil/Stator

Arus listrik mengalir melalui lilitan stator, menciptakan medan magnet yang berinteraksi dengan medan magnet pada rotor, menyebabkan rotor berputar.

5. Bearing

Bantalan (bearing) mendukung dan mengurangi gesekan pada poros motor. Ini memungkinkan rotor dan poros motor untuk berputar dengan lancar dan efisien.

6. Drive Pulley

Drive pulley digunakan untuk menggerakkan perangkat lain, seperti sabuk atau rantai. Ketika motor berputar, drive pulley mentransfer gerakan rotasi dari motor ke perangkat yang akan digerakkan.

7. Motor Housing

Housing atau rumah motor melindungi komponen internal motor dari elemen lingkungan dan debu. Ini juga membantu dalam pendinginan motor dengan memungkinkan sirkulasi udara yang baik.

8. Brush

Sikat (brush) adalah komponen yang menghubungkan arus listrik dari sumber daya eksternal ke komutator pada motor brushed. Sikat memungkinkan perubahan arah aliran listrik dalam rotor melalui komutator saat rotor berputar.

9. Main Shaft

Poros utama adalah bagian motor yang menghubungkan rotor dengan drive pulley atau perangkat yang akan digerakkan oleh motor. Ketika rotor berputar, torsi dari rotor ditransfer melalui poros utama ke perangkat luar.

Kesimpulan

Motor listrik adalah perangkat yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, yang digunakan untuk menggerakkan berbagai perangkat dan mesin. Motor listrik terdiri dari sejumlah komponen utama yang bekerja sama untuk mencapai tujuan ini.

Semua komponen ini bekerja sama secara sinergis untuk menghasilkan gerakan mekanik dalam motor listrik. Jenis motor dan aplikasinya dapat bervariasi, tetapi prinsip dasar ini tetap berlaku untuk hampir semua motor listrik.

Demikian ulasan mengenai komponen utama motor listrik yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi tersebut di atas dapat bermanfaat bagi sobat semuanya, simak pula ulasan-ulasan menarik pada artikel sebelumnya mengenai Cara Agar Bensin Tidak Boros Dengan Mudah dan beragam artikel lainnya seputar dunia otomotif, khususnya roda dua.

FAQ

Apabila masih ada pertanyaan terkait komponen utama motor listrik, silakan simak jawabannya pada halaman FAQ berikut ini.

Apa itu motor listrik?

Motor listrik adalah perangkat yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, yang digunakan untuk menggerakkan perangkat atau mesin.

Bagaimana motor listrik bekerja?

Motor listrik bekerja dengan menghasilkan medan magnet yang berinteraksi antara rotor dan stator. Ini menyebabkan rotor berputar, mengubah energi listrik menjadi gerakan mekanik.

Apa perbedaan antara motor brushed dan motor brushless?

Motor brushed menggunakan sikat dan komutator untuk mengubah arah aliran listrik dalam rotor, sementara motor brushless menggunakan kontroler elektronik untuk mengubah arah aliran listrik. Motor brushless umumnya lebih efisien dan memiliki umur yang lebih panjang.

Apa fungsi kontroler motor?

Kontroler motor mengatur aliran daya listrik ke motor, mengendalikan kecepatan dan arah gerakan, serta melindungi motor dari overheating atau overcurrent.

Mengapa bantalan penting dalam motor listrik?

Bantalan mendukung rotor dan mengurangi gesekan pada poros motor, memungkinkan operasi yang lancar dan efisien.